Pagi ini pas buka email, ada dua email yang isinya sama. Satu dari ipar, satu lagi dari teman. Begitu membaca email itu, saya mulai tersenyum-senyum sendiri. Isinya begini :
———————
Perubahan Gaya Hidup Karena Blackberry
Ini ada info dari teman saya, yang mengambil dari survey (beneran) yang dilakukan di negera-negara yang sedang dilanda demam Blackberry. Katanya, ada perubahan gaya hidup dan kebiasaan dari para pengguna Blackberry. Yaitu :
1. Jadi rela disuruh antri. Semakin panjang antrian, semakin tenang, tidak menunjukkan gejala kekesalan sama sekali.
2. Yang tadinya ngedumel saat macet, sekarang tenaaaaang aja.
3. Jadi berharap kena lampu merah. Kalau lampu berubah hijau, malahan kesel dan tetap nekad jawabin email/chatting.
4. Jadi sering diklaksonin orang lain, sampai sudah ada yang jual bumper sticker dengan tulisan “Harap bersabar…. .Blackberry user inside…”
5. Lebih senang disupirin daripada nyetir sendiri. Bahkan rela naik busway ketimbang harus nyupir sendiri.
6. Jadi jarang marah, tapi sering dimarahin orang…. karena diajak ngomong nggak nyambung…
7. Jadi sering lupa mencet tombol lift. Harusnya naik malah turun, dan sering kebablasan.. .
8. Kalau lagi ngantri dengan nomor… suka lupa sama antriannya. Ketika sadar sudah kelewat…dengan tenang ambil nomor antrian lagi…
9. Langganan koran dan majalah… masih tertumpuk rapi, tak terbaca
10. Kalau jalan sering kejedug… karena mata tertuju ke layar BB.
11.. Jadi suka senyum-senyum sendiri…
12. Kalau di tempat umum suka panik cari stop kontak…karena batere sudah sekarat…
———————
Mungkin Anda pun pernah mendapat email seperti ini. Membaca hasil survey pengguna blackberry ini memang membuat saya tersenyum karena saya pun punya pengalaman yang hampir sama. Saya sendiri tak memakai blackberry, tapi suami saya pengguna blackberry yang sangat aktif. Sejak menggunakan blackberry Desember tahun lalu, wah…rasanya jo, suami saya, sibuk banget dengan ‘mainan barunya’ ini. Jarinya rajin mengulik semua perangkat di blackberry bold nya. Kadang-kadang sebel juga sih karena rada dicuekin…hehehe…
Beberapa bulan lalu, sekitar bulan Januari, saya hadir dalam sebuah acara Telkomsel blackberry gathering. Kehadiran saya menggantikan jo yang lagi keluar kota. Selain berbagi informasi terbaru seputar perkembangan blackberry, bagi2 doorprize dan makan malam, acara juga disertai dengan tanya jawab. Ternyata di tengah tanya jawab itu, ada beberapa peserta gathering yang punya kebiasaan seperti tulisan di email saya, terutama di nomor 6, yaitu…Jadi jarang marah, tapi sering dimarahin orang…. karena diajak ngomong nggak nyambung…hehehe. Nah rupanya mereka punya pengalaman yang sama, yaitu dimarahin isterinya…..hahaha…
So, bagi Anda pengguna blackberry….apakah Anda memiliki perubahan gaya hidup akibat blackberry???