Arsip Bulanan: Februari 2012

Ibu Yang Hebat

Ibu Yang Hebat

Seorang anak bertanya pada ibunya, “Ibu temanku membiarkan nyamuk menggigit tangannya sampai kenyang supaya tidak menggigit anaknya. Apakah Ibu juga lakukan hal yang sama?”.

Sang Ibu tertawa “TIDAK. Tapi Ibu akan mengejar setiap nyamuk sepanjang malam, SUPAYA TIDAK SEMPAT MENGGiGIT SIAPAPUN”.

“Oh iya. Ku baca tentang seorang Ibu yang rela tidak makan supaya anak-anaknya bisa makan kenyang. Akankah Ibu lakukan hal yang sama?”, si anak kembali bertanya.

Dengan tegas Ibunya menjawab, “Ibu akan BEKERJA KERAS AGAR kita semua BISA makan kenyang, dan KAMU TIDAK harus sulit menelan karena MELIHAT ibumu menahan lapar”.

Sang anak tersenyum…

“Aku bisa SELALU bersandar padamu Ibu”.

Sambil memeluknya si Ibu berkata “TIDAK Nak!. Tapi aku akan mengajarmu BERDIRI KOKOH diatas kakimu SENDIRI, agar kau TIDAK harus JATUH tersungkur ketika aku harus pergi meninggalkanmu”.

Pesan Moral:
“Seorang Ibu yang bijak bukan hanya menjadikan dirinya tempat bersandar, tetapi yang BISA MEMBUAT sandaran tersebut TIDAK lagi diperlukan.”

(Special Thanks to my sister, Like yang udah kirim BBM ini. God bless u sist!)

 

Lebih Mudah Mana?

Lebih Mudah Mana?

Ketika aku berpikir negatif pada seseorang….
Tanpa sadar, Aku telah menghakimi orang itu.

Lebih mudah mana…?
Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di setiap jalanan, atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka?

Lebih mungkin mana…?
Berusaha mensteril semua tempat agar tak ada kuman atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri?

Lebih mudah mana…..?
Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan atau menjaga hati kita sendiri agar tak mudah tersinggung?

Lebih penting mana…..?
Berusaha menguasai orang lain atau belajar menguasai diri sendiri?

Yang penting bukan bagaimana orang harus baik pada kita, melainkan bagaimana kita berusaha baik pada semua orang!

Bukan orang lain yang membuat kita bahagia, tapi sikap kitalah yang menentukan, kita bahagia atau tidak!

(Special Thanks to my Husband yang udah kirim BBM ini. God Bless u hon!)

 

Cukup Itu Berapa?

Cukup Itu Berapa?

Alkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib. Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya, seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti, bila si petani mengucapkan kata “cukup”.

Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan matanya. Diambilnya beberapa ember untuk menampungnya. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubuk mungilnya untuk disimpan di sana. Kucuran uang terus mengalir, sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya.

Masih kurang, dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir, hingga akhirnya….Petani itu mati tertimbun. Ya, dia mati tertimbun bersama ketamakannya, karena dia tak pernah bisa berkata “CUKUP”.

Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia, adalah “cukup”. Kapankah kita bisa berkata cukup ?

Hampir semua pegawai, merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya.

Pengusaha, selalu merasa pendapatan perusahaannya masih di bawah target.

Istri mengeluh suaminya kurang perhatian.

Suami berpendapat istrinya kurang pengertian.

Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati.

Semua merasa kurang …… kurang …… dan kurang …….

Kapankah kita bisa berkata “cukup” ?

Cukup, bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup, adalah persoalan kepuasan hati. Cukup, hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa bersyukur. Tak perlu takut berkata cukup! Mengucapkan kata cukup, “bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.”

Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yg berbahagia…

Selamat pagi…selamat berkarya..!
Tetap semangat!!

( Special Thanks to Pak Putu yang udah kirim BBM ini. God bless u! )

Investasi Berharga

Investasi Berharga

Bill Havens, seorang pendayung hebat berkaliber Internasional dalam masa karantinanya menjelang piala dunia mendayung,
menerima berita bahwa istrinya akan segera melahirkan. Setelah mendengar kabar tersebut ia memilih untuk pulang dan tidak mengikuti kejuaraan dunia. Ia memutuskan untuk menunggui istrinya yang akan melahirkan.

Belasan tahun kemudian th 1952, Bill menerima telegram dari putranya, Frank yang pada saat itu baru saja memenangkan medali emas cano 10.000 meter pada Olimpiade di Finlandia.

Telegram itu isinya: “Ayah, terimakasih karena telah menunggu kelahiran saya. Saya akan pulang membawa medali emas yang seharusnya ayah menangkan beberapa tahun yg lalu. Anakmu tersayang, Frank…”

Dari kisah diatas kita bisa belajar bagaimana kehadiran keluarga berdampak sangat besar bagi anggota keluarga tersebut.

Theodore Roosevelt, mantan Presiden AS berkata: “Aku lebih suka melewatkan waktu bersama dengan keluargaku daripada dengan petinggi-petinggi dunia manapun.

Sahabat…
Pada akhirnya kita akan sampai pada suatu titik dimana pada dasarnya semua yg kita lakukan, semua jerih lelah kita dalam pekerjaan,
semua untuk mereka, keluarga yang kita cintai.

Pada akhirnya kita akan menemukan bahwa jabatan, prestasi dan promosi tidaklah seberarti kebersamaan diantara keluarga. Jadi relakah kita menukar kehangatan dalam keluarga dengan kesibukan dalam pekerjaan yang mungkin sudah sangat berlebihan?
Selalu ada hasil yang terbaik dari kerja keras yang terbaik pula .

Jika kita Marketer : Keluarga adalah nasabah utama kita.

Jika kita karyawan : Keluarga adalah boss kita sesungguhnya

Jika kita investor : investasi yang paling berharga adalah nilai-nilai yang kita tanam dalam keluarga kita

Pastikan ketika kita di posisi puncak gunung kesuksesan, kita mengibarkan bendera kemenangan dengan pelukan keluarga di sekitar kita, dan bukan dalam keadaan mereka tertinggal di bawah sambil menangis karena kehilangan kita!

Anak Lelaki dan Kupu-Kupu

Anak Lelaki dan Kupu-Kupu

Suatu hari seorang anak laki-laki sedang memperhatikan sebuah kepompong. Eh, ternyata di dalamnya ada kupu-kupu yang sedang berjuang untuk melepaskan diri dr dalam kepompong. Kelihatannya begitu sulitnya. Si anak laki-laki itu merasa kasihan pada kupu-kupu tersebut dan berpikir cara untuk membantu si kupu-kupu agar bisa keluar dengan mudah.

Akhirnya si anak laki-laki itu menemukan ide. Ia segera mengambil gunting dan membantu memotong kepompong agar kupu-kupu itu bisa segera keluar dari sana. Alangkah senang dan leganya si anak laki-laki tersebut. Tetapi apa yang terjadi ?

Si kupu-kupu memang bisa keluar dari sana, tetapi ia tidak dapat terbang. Kupu-kupu itu hanya dapat merayap. Apa sebabnya? Ternyata bagi seekor kupu-kupu yang sedang berjuang dari kepompongnya tersebut, saat ia mengerahkan seluruh tenaganya, ada suatu cairan di dalam tubuhnya yang mengalir dengan kuat ke seluruh tubuhnya yang membuat sayapnya bisa mengembang sehingga ia dapat terbang. Tetapi karena tidak ada lagi perjuangan tersebut, maka sayapnya tidak dapat mengembang sehingga jadilah ia seekor kupu-kupu yang hanya dapat merayap.

Kadangkala niat baik kita belum tentu menghasilkan sesuatu yang baik. Sama seperti pada saat kita mengajar anak kita. Kadangkala kita sering membantu mereka karena kasihan atau rasa sayang dan tidak tega melihat mereka mengalami kesulitan tapi sebenarnya malah membuat mereka tidak mandiri, membuat potensi dalam dirinya tidak berkembang dan memandulkan kreativitasnya. Padahal ketika mereka berhasil melewatinya mereka justru menjadi KUAT.

Demikian juga pada saat kita sedang berjuang menghadapi sesuatu, jangan mengharapkan bantuan orang lain, berjuanglah dahulu dengan mengerahkan segala kemampuan kita. Tidak nyaman berarti kita sedang bertumbuh. Ketika bersahabat dengan rasa sakit, maka kita akan sukses dan bahagia.

Hidup penuh dgn PERJUANGAN, supaya “SAYAP” kita bisa terkembang dengan sempurna untuk kita pakai “TERBANG” melewati masalah kita.

( Special thanks to Merry yang udah kirim BBM ini )

Merubah Hati

Merubah Hati

Kita tidak bisa menghentikan hujan atau menutup terik  matahari dengan awan …..
Tapi kita bisa menggunakan payung !

Kita tidak bisa merubah arah angin …. namun kita dapat menyetir layar perahu!

Kita tidak mungkin mencabut semua duri-duri di semua jalan …. namun kita bisa mengenakan alas kaki yang tebal!

Kita tidak bisa menutup mulut semua orang… namun kita bisa belajar merespon dengan benar!

Kita tidak perlu susah-susah merubah keadaan, dan tak perlu buang waktu utk merubah orang lain ….

Yang perlu kita ubah adalah HATI KITA!

Kalau hati berubah, keadaan akan berubah!
Kalau hati menjadi baik, ucapan dan perilaku akan menjadi baik!

Tak perlu mendesak org menjadi baik…
orang-orang akan menjadi baik dengan sendirinya karena anugerah Tuhan!

You’re what you think..you’re what you say..!!

You’re what you think..you’re what you say..!!

Mencaci orang dengan kata-kata kotor tidak membuat orang menjadi kotor, malah sebaliknya mengotori diri sendiri. Sebab ..
kata-kata kotor itu keluar dari hati dan pikiran kita .
Hanya hati dan pikiran yg kotor mengeluarkan kata-kata yg kotor.

Menghina orang tidak membuat orang terhina melainkan membuat hina diri sendiri.
Sebab hanya hati dan pikiran yang hina akan mengeluarkan kata-kata dan perilaku menghina.

Menghormati orang dengan kata-kata penuh kasih akan membuat diri Anda dihormati dan hati Anda berbelas kasih.
Sebab hanya hati yang berbelas kasih akan mengeluarkan kata-kata kasih.

Menguatkan orang dengan kata-kata bijak akan membuat diri Anda menjadi kuat dan pikiran Anda bijak sebab hanya pikiran yg bijak akan melahirkan kata-kata bijak.

Membahagiakan orang dengan kata-kata berpengharapan akan membuat diri Anda bahagia dan jiwa Anda penuh harapan.
Sebab hanya jiwa yang penuh harapan dapat menyampaikan kata-kata penuh harapan.

Kata-kata dan perbuatan kita akan membentuk ‎siapa diri kita!
You’re what you think..you’re what you say..!!

Beda Uang & Kasih

Beda Uang & Kasih

UANG berbicara…
KASIH berbisik.

UANG membangun tempat tinggal….
KASIH membangun rumah tangga yang bahagia.

UANG dapat memerintah….
KASIH selalu melayani.

UANG menciptakan celah antara kaya dan miskin….
KASIH menciptakan jembatan đί antara mereka.

UANG dapat membuat tembok penghalang di antara sesama….
KASIH dapat mempersatukannya.

UANG dapat menimbulkan kejahatan….
KASIH menciptakan perdamaian.

Oleh karena itu, bersyukurlah jika engkau menerima lebih banyak KASIH dibandingkan dengan UANG.

UANG penting, namun akan menjadi tidak berarti tanpa KASIH

More Than Valentine….

Bersyukurlah jika…

Bersyukurlah jika…

Mendengar anggota keluargaku ngomel di rumah, berarti aku masih punya keluarga.

Merasa lelah pegal linu setiap sore, itu berarti aku mampu bekerja keras.

Membersihkan piring dan gelas kotor setelah menerima tamu di rumah, itu berarti aku punya teman.

Pakaianku terasa agak sempit, itu berarti aku makan cukup.

Mencuci dan menyetrika tumpukan baju, itu berarti aku memiliki pakaian.

Membersihkan halaman rumah, jendela, memperbaiki talang got, itu berarti aku memiliki tempat tinggal.

Mendapatkan rekan kerja/bisnis yang mengesalkan menandakan karier/bisnis ku masih bergerak hidup.

Mendapatkan banyak komplainan dari customer kita menandakan bahwa customer kita masih ada masih loyal menginginkan perubahan ke arah lebih baik.

Mendengar nyanyian suara yang fals, itu berarti aku bisa mendengar.

Mendengar bunyi jam alarm di pagi hari, itu berarti aku masih hidup.

Akhirnya…banyak hal yang dapat kita syukuri setiap hari..

7 Golden Things Of Life

7 Golden Things Of Life

1. Jangan biarkan seseorang menjadi prioritas dalam hidup kita. Ketika kita hanya menjadi pilihan untuk hidupnya, hubungan berjalan dengan baik ketika itu semua seimbang.

2. Jangan menjelaskan diri pribadi kita ke orang lain. Karena orang yang menyukai kita tidak perlu itu dan orang yang tidak menyukai kita tidak akan mempercayainya.

3. Ketika kita berkata, “Sibuk“, maka kita tidak akan bebas.
Ketika kita berkata, “Tidak punya waktu“, maka kita tidak akan punya waktu. ketika kita berkata akan melakukan perbuatan itu besok, maka hari esok tidak akan datang. Jadi, jangan menunda-nunda pekerjaan.

4. Ketika kita bangun di pagi hari, kita punya 2 pilihan sederhana, kembali tidur dan bermimpi atau bangun dan mengejar mimpi kita. Pilihan sepenuhnya milik kita!!

5. Kita membuat mereka (yang peduli kepada kita) menangis, tapi kita menangis untuk seseorang yang tidak memperdulikan kita dan kita peduli kepada seseorang yang mungkin tidak pernah menangis buat kita. Itulah kenyataan kehidupan, aneh tapi nyata. sekali kamu menyadarinya, semuanya belum terlambat untuk berubah.

6. Jangan membuat janji ketika kita senang, jangan membalas kata-kata ketika kita sedang sedih, jangan ambil keputusan ketika kita marah. Berpikirnya dua kali dan bertindaklah dua kali.

7. Waktu seperti sungai. Kita tidak bisa menyentuh air yang sama untuk kedua kalinya, karena air yang telah mengalir akan terus berlalu dan tidak akan pernah kembali.

(Special Thanks to Cik Cia Cia yang udah kirim BBM ini. God Bless u!)